Dorong Penguatan Literasi Daerah, Nabila Askolani Hadiri Teknis Perpustakaan se-Sumatera Selatan.

 

PALEMBANG–  Nabila Askolani Putri menghadiri kegiatan Rapat Teknis Urusan Perpustakaan se-Sumatera Selatan yang mengangkat tema Penguatan Sinergi Daerah Dalam Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Ballroom The Zuri Hotel, Selasa (28/04).

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan program kerja antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan literasi di Sumatera Selatan.

Nabila Askolani Putri menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan literasi di Sumatera Selatan melalui kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan, terlebih berdasarkan data bahwa minat membaca di Banyuasin tergolong rendah hanya berkisar 61,82.

“Penguatan literasi bukan hanya tanggung jawab satu sektor, tetapi menjadi kerja bersama seluruh elemen, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita optimis kualitas literasi di Sumsel akan terus meningkat,” ujarnya.

Ketua Perpustakaan Nasional , Prof. E. Aminudin Aziz, MA., Ph.D, dalam sambutannya menegaskan bahwa Sumatera Selatan menjadi satu-satunya provinsi yang telah memisahkan urusan perpustakaan dari kearsipan. Hal ini dinilai sebagai langkah maju, karena perpustakaan dituntut untuk mandiri dan memiliki kinerja yang terukur serta berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Perpustakaan harus berdiri sendiri sebagai institusi yang produktif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan literasi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., menekankan pentingnya menumbuhkan budaya membaca sejak dini sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Ia menyebutkan bahwa tingkat minat baca yang masih relatif rendah harus menjadi perhatian bersama.

“Kita harus mempersiapkan anak cucu kita untuk mencintai membaca. Dunia akan terbuka luas jika kita memiliki pengetahuan, dan itu dimulai dari membaca,” ujarnya.

Turut hadir, Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Walikota Lubuk Linggau, Ketua Perpustakaan Sumsel, Kepala Dinas Perpustakaan se-Sumsel, Asisten Administrasi Setda Sumsel, Para Duta Literasi, dan Para Bunda Literasi.(BEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *