Demi Terangi Pelosok Desa, Sinergi Pemprov & Pemkab Banyuasin Resmikan Grid Extension PLN

 

KENTEN LAUT – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH secara resmi melakukan pengoperasian perdana Grid Extension (perluasan jaringan) PT PLN (Persero) di wilayah Kabupaten Banyuasin , Selasa (28/4/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas pasokan listrik serta mendukung pertumbuhan ekonomi di sektor industri dan rumah tangga.

Proyek Grid Extension tahun 2026 ini mencakup penambahan kapasitas trafo serta perluasan jaringan distribusi di titik-titik krusial yang selama ini memiliki beban tinggi. Dengan pengoperasian ini, keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Banyuasin Khusunya di Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa dipastikan akan jauh lebih stabil, minim fluktuasi, dan siap menampung lonjakan permintaan energi di masa depan.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa infrastruktur energi adalah tulang punggung pembangunan daerah. “Pengoperasian Grid Extension ini bukan sekadar urusan teknis PLN, melainkan upaya kita bersama untuk memastikan tidak ada lagi wilayah di kabupaten ini yang kekurangan daya. Listrik yang andal akan menarik investasi, menggerakkan UMKM, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Gubernur Herman Deru.

Sementara itu, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, menyambut baik pengoperasian jaringan ini sebagai solusi konkret atas keluhan masyarakat terkait kestabilan listrik, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Kenten Laut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan PLN. Wilayah Kenten Laut dan Talang Kelapa ini pertumbuhannya sangat pesat, baik pemukiman maupun UMKM. Dengan adanya Grid Extension ini, kita harapkan tidak ada lagi istilah ‘lampu kedip’ atau pemadaman karena beban puncak. Ini sejalan dengan program Visi misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera yang kita canangkan,” ujar Askolani.

Beliau juga menambahkan bahwa keandalan listrik ini akan menjadi daya tarik utama bagi investor untuk masuk ke Banyuasin. “Jika listriknya stabil, industri akan tumbuh, dan otomatis lapangan kerja bagi masyarakat Banyuasin akan terbuka lebih lebar. Kami siap mendukung PLN dalam pembebasan lahan atau kendala teknis lainnya di lapangan demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mempercepat digitalisasi jaringan atau Smart Grid yang dicanangkan sejak awal 2026.
Keunggulannya untuk Meningkatkan akurasi pengukuran beban dan memulihkan efisiensi isolasi jaringan yang sebelumnya mengalami degradasi.

Sehingga berdampak langsung dalam Pengurangan potensi pemadaman terencana akibat kelebihan beban (overload).
Dengan target untuk mendukung rasio elektrifikasi hingga 100% di pelosok desa di wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin sehingga percepatan pembangunan infrastruktur ini dapat selesai tepat waktu. Grid Extension ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas operasional yang lebih optimal bagi sistem kelistrikan regional,” tambahnya.

Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol saklar oleh Gubernur Herman Deru didampingi oleh Bupati Banyuasin Dr. H Askolani dan jajaran direksi PLN. Setelah prosesi peresmian.(BEL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *